Kabupaten Magetan Melakukan Inovasi pada Pemilihan Kepala Desa

Kabupaten Magetan Melakukan Inovasi

pada Pemilihan Kepala Desa

 

Andrari Grahitandaru, 29 November 2019

 

Hari itu 27 November 2019 telah dilaksanakan Pemilihan kepala desa di 184 desa di 18 kecamatan. Satu desa di satu kecamatan dengan DPT terbanyak dilakukan pemungutan suara menggunakan eVoting dan pemilihnya diverifikasi menggunakan KTPel, sedangkan yang lainnya dilakukan dengan cara manual atau surat suara kertas. Pemungutan suara eVoting dibuka jam 7 pagi dan ditutup jam 14.00, dan dari hasil yg diperoleh dari setiap jumlah pemilih di satu bilik rata2 adalah antara 600 - 800 suara, maka dengan demikian lama rata2 satu pemilih diperkirakan diselesaikan dalam waktu 30 - 35 detik. Hal ini sangat menarik dan membanggakan mengingat banyak nya pemilih yang sudah tua, bahkan pernah ditemui ada yang berusia 97 tahun, dan ada yang difabel tuna rungu dan tuna wicara. Rata2 tingkat partisipasi pemilih diatas 71  persen.

 

Bupati Magetan meninjau pilkades eVoting

 

Jumlah desa pilkades eVoting adalah 18 desa, namun satu desa dibagi-bagi  menjadi Dapil yang jumlahnya ganjil yaitu 3 atau 5 dapil, tergantung DPT nya. Dengan demikian dibutuhkan 76 set perangkat eVoting dan eVerifikasi pemilih, serta 76 Tim Teknis Lapangan. Satu dapil jumlah pemilih antara 700 - 1000 pemilih. Semua TPS dapil rata2 selesai tepat waktu jam 14.00.

 

Bupati, Wakil Bupati dan muspida memantau desa2 pilkades dan dibagi dalam 2 arah yang berbeda. Dari Humas memberitahukan bahwa pilkades eVoting telah dipantau oleh 19 orang LSM, kabupaten Blitar, Majalengka, Lumajang, dari dinas PMD atau Dukcapil dan 18 KPU wilayah Jawa Timur.